Kenalan duluLesson 1 of 16
Lesson list
Kenalan dulu · Lesson 1 of 16
Apa itu Laravel, dan kenapa banyak yang memakainya
Laravel itu kerangka kerja PHP. Tapi apa artinya "kerangka kerja", dan apa bedanya dengan menulis PHP biasa? Kita mulai dari sini.
3 min 0 comments
Contents
Kalau kamu pernah menulis PHP biasa, mungkin kamu pernah mengalami ini: satu file index.php yang isinya campur aduk antara HTML, query database, dan logika login. Awalnya enak, karena semuanya ada di satu tempat. Lalu proyeknya membesar, dan tiba-tiba kamu takut menyentuh file itu karena satu perubahan kecil bisa merusak bagian lain.
Laravel dibuat untuk mencegah itu. Laravel adalah kerangka kerja (framework) PHP: kumpulan aturan main dan alat siap pakai supaya kode aplikasimu punya tempat yang jelas. Alamat web diurus di satu tempat, tampilan di tempat lain, urusan database di tempat lain lagi. Bukan karena aturan itu suci, tapi karena dengan begitu kamu, dan orang lain yang membaca kodemu nanti, tahu persis ke mana harus mencari.
Yang sudah disediakan untukmu
Bagian yang paling terasa saat baru mulai: banyak pekerjaan membosankan yang sudah dikerjakan. Beberapa contohnya:
- Login, daftar, lupa kata sandi. Hampir semua aplikasi butuh ini, dan hampir semua orang pernah salah membuatnya. Laravel punya versi yang sudah teruji.
- Urusan database. Kamu bisa mengambil data dengan kode yang terbaca seperti kalimat, misalnya
Note::latest()->get(), tanpa menulis SQL panjang. Kalau suatu hari kamu pindah dari MySQL ke PostgreSQL, sebagian besar kode tidak perlu diubah. - Validasi formulir. Memastikan email benar-benar email dan kata sandi minimal delapan karakter cukup satu baris.
- Keamanan dasar. Perlindungan dari serangan umum seperti CSRF dan SQL injection sudah menyala sejak awal, tanpa kamu minta.
- Alat bantu di terminal. Perintah
php artisanbisa membuatkan file-file awal, menjalankan server, sampai membuka konsol interaktif untuk mencoba kode.
Kenapa Laravel, bukan yang lain?
Jujur saja: ada banyak framework PHP yang bagus, dan ada framework di bahasa lain yang juga bagus. Laravel menonjol karena tiga hal yang, menurut saya, penting sekali untuk pemula.
Pertama, dokumentasinya enak dibaca. Hampir setiap fitur punya contoh yang bisa langsung dicoba. Kedua, komunitasnya besar. Error apa pun yang kamu temui, kemungkinan besar sudah ada yang menanyakannya dan sudah dijawab. Ketiga, ia tumbuh bersamamu. Hari ini kamu bikin aplikasi catatan sederhana. Tahun depan, dengan framework yang sama, kamu bisa bikin sistem antrean, kirim email terjadwal, dan menangani jutaan permintaan. Tidak perlu ganti alat.
Apa yang perlu kamu kuasai sebelum mulai
Tidak banyak, tapi ada beberapa:
- Dasar PHP: variabel, fungsi, array, dan sedikit tentang class dan object. Kalau kamu bisa membaca
$user->namedan tahu itu "ambil properti name dari object user", kamu sudah cukup. - Dasar HTML. CSS tidak wajib, karena kita tidak akan fokus ke tampilan.
- Berani membuka terminal. Kita akan sering mengetik perintah, dan di awal mungkin terasa asing. Nanti terbiasa, saya janji.
Kalau salah satunya masih goyah, tidak apa-apa. Saya akan menjelaskan secukupnya setiap kali kita melewati hal baru. Yang penting, kerjakan setiap langkahnya sendiri di komputermu, bukan hanya dibaca. Membaca tutorial itu seperti menonton orang berenang: terasa paham, tapi belum tentu bisa.
Satu kebiasaan kecil yang akan menolongmu di sepanjang kelas ini: setiap kali ada error, baca pesannya pelan-pelan sampai habis. Laravel biasanya memberi tahu persis apa yang salah dan di baris mana.
Discussion
Log in to join the conversation. Log in
No discussion here yet. Be the first to ask.