Menyiapkan komputer · Lesson 7 of 16

Membuat proyek pertama dan menjalankannya

Inilah momennya: satu perintah, satu folder proyek, dan halaman Laravel pertama terbuka di browsermu.

3 min 0 comments

Contents

Buka terminal, lalu masuk ke folder tempat kamu ingin menyimpan proyek. Misalnya folder Projects di direktori rumahmu:

cd ~/Projects

Di Windows, ~ juga dikenal di PowerShell. Kalau foldernya belum ada, buat dulu dengan mkdir Projects. Pengguna Herd: masuk ke folder ~/Herd supaya proyeknya otomatis dilayani Herd.

Membuat proyek

laravel new catatan

Installer akan bertanya beberapa hal. Jawabannya untuk kelas ini:

  • Starter kit: pilih None. Starter kit menambahkan login dan tampilan siap pakai; bagus untuk nanti, tapi sekarang kita ingin melihat Laravel yang polos supaya setiap bagiannya terlihat.
  • Testing framework: pilih apa saja, Pest atau PHPUnit. Kita belum menyentuh ini.
  • Database: SQLite.
  • Kalau ditanya soal menjalankan npm install, jawab ya.

Prosesnya mengunduh Laravel dan semua paket pendukungnya, jadi bisa beberapa menit tergantung koneksi. Setelah selesai, ada folder baru bernama catatan. Masuk ke dalamnya:

cd catatan

Menjalankan servernya

Cara paling lengkap, seperti yang disarankan dokumentasi resmi:

npm install && npm run build
composer run dev

Perintah pertama menyiapkan file CSS dan JavaScript (sekali saja). Perintah kedua menyalakan beberapa hal sekaligus: server PHP, pemantau antrean, dan server Vite. Terminal akan menampilkan beberapa warna log; itu normal. Buka browser ke:

http://localhost:8000

Kalau muncul halaman sambutan Laravel, selamat, proyek pertamamu jalan. Luangkan waktu sejenak menikmatinya. Untuk menghentikan server, kembali ke terminal dan tekan Ctrl + C.

Ada cara yang lebih ringan kalau kamu hanya ingin server PHP-nya saja:

php artisan serve

Untuk kelas ini, php artisan serve sudah cukup, karena kita tidak mengubah CSS atau JavaScript. Pengguna Herd tidak perlu menjalankan apa pun: buka http://catatan.test di browser.

Isi folder proyek, sekilas

Buka folder catatan di editor. Jangan kaget melihat banyak folder; di bab berikutnya kita berkeliling pelan-pelan. Untuk sekarang, cukup tahu dua hal: file .env berisi pengaturan yang berbeda di tiap komputer (database, alamat situs), dan folder vendor berisi Laravel beserta semua paketnya, yang tidak pernah kamu sunting langsung.

Kalau tidak jalan

  • laravel tidak dikenal. Terminalnya belum dibuka ulang setelah pemasangan, atau folder bin Composer belum ada di PATH. Lihat materi pertama bab ini.
  • Pesan tentang versi PHP saat laravel new. PHP yang dipakai terminal masih di bawah 8.3. Cek php -v.
  • Port 8000 sudah dipakai. Ada program lain di port itu. Jalankan php artisan serve --port=8010 dan buka http://localhost:8010.
  • Halaman error soal database atau database.sqlite. File-nya belum dibuat. Buat file kosong bernama database.sqlite di dalam folder database, lalu jalankan php artisan migrate.
  • Error soal APP_KEY. Jalankan php artisan key:generate. Biasanya installer sudah mengerjakannya, tapi tidak ada salahnya diulang.

Bab berikutnya, kita mulai mengubah halaman sambutan itu menjadi milikmu.

Discussion

Log in to join the conversation. Log in

No discussion here yet. Be the first to ask.